Assalamu`alaikum…. Apa kabar calon istriku? Subhanalloh, sungguh, hanya karena kebesaranNyalah kedua bola mata indahmu masih bisa membaca coding bahasa pemrograman komputer yang telah di konversi menjadi rangkaian character. Di sini aku mencoba tetap menjadi seseorang yang berarti untukmu, aku sedang men-setting konfigurasi software hati agar nantinya aku mampu mengaplikasikan diri untuk penghidupan kita nantinya. Aku tak tahu seperti apa engkau sekarang, namun aku masih percaya padamu sepenuhnya, aku percaya ketulusan, keyakinan, dan istiqomahmu masih sesejuk resolusi LCD screen laptopmu…..Penuh makna…. Afwan,,,,saat ini aku masih belum bisa menjemputmu, karena aku sedang merangkai komponen , mulai software sampai hardware, aku ingin menjadi seseorang yang compatible sesuai dengan spesifikasi seorang suami yang sholeh, aku masih membaca literatur dan eBook dunia yang abstract, aku masih belajar memahami arti hidup yang hakiki. aku sedang berusaha mengalahkan clockspeed Core2Duo dalam menggapai cita-cita kita, agar nantinya semua yang ada akan sangat berarti untukmu, aku dan orang-orang di sekitar kita. Aku percaya, engkau juga akan berusaha yang sama agar engkau menjadi seorang istri yang shalehah, memahami segalanya tentangku dan belajar membangun Network rumah tangga dengan berbagai keindahan agar tercipta kedamaian hati dan engkau tahu, aku banyak belajar darimu, bagaimana engkau memandang suatu kehidupan. Tapi memang, nantinya aku akan menjadi server yang di sisi lain tugasku menjadi Guardian yakni seseorang yang mampu menjagamu setiap waktu , Kernel yang selalu aktif dan ada setiap kali engkau butuhkan, juga menjadi Administrator yang adil dan bijak, oleh karena itu aku sedang menyiapkan diri untuk hari itu, hari dimana kita disandingkan seperti LCD monitor dan casing tower beserta segala content yang ada di dalamnya, bersanding di waktu yang tepat. Pencapaian besar kita nanti, ketika kita sudah bersanding akan melebihi Linus Torvalds yang menciptakan Linux, juga melebihi Charles Babage yang membangun IBM. Ini adalah pencapaian hebat dalam hidup yang sangat berarti untukku, juga untuk orang-orang yang terpenting dalam hidupku, keluargaku. semenjak hari itu, aku tahu, aku harus memandang hidup lebih luas, harus tahu banyak hal seperti search engine macam Google agar menunjang kepemimpinanku nantinya. Terima Kasih Calon Istriku, engkau yang apabila malu pipimu merah jambu, yang aku percaya untuk sharing denganku….kita juga harus mengaktifkan Defragmenter hati agar kita mampu memfilter segala runtime error yang terjadi, kita benarkan syntax yang telah kita susun, agar setelah di compile nanti, semua berjalan dengan lancar. Kita seperti system analist yang menyusun segalanya sebelum cita-cita kita terwujud. Tenanglah, partisi hatiku sudah aku lengkapi dengan firewall yang memiliki tingkat security tinggi, aku telah memblocked URL hati yang ingin menjadi navigatorku, hanya URL hatimu yang bisa Mengakses Heartserverku. Harapanku padamu sangatlah besar, susah di gambarkan seperti gelombang mikro yang kasat mata. Sampaikan salamku untukmu….Calon Istriku, tegar dan bersabarlah untuk menunggu, karena aku akan terus berjuang menjadi lebih baik, dengan meng-upgrade diriku setiap waktu. Aku akan banyak mendownload ilmu dari website kehidupan ini, Aku percaya padamu, aku percaya engkau akan sabar menantiku….Yakinlah bahwa tak akan lama lagi aku datang menjemputmu…. Jadilah Shalehah Seperti Khadijah…. terima Kasih untuk semuanya….Baik-baiklah engkau di sana…. Yakinlah dengan yang sedang kita perjuangkan ini…. Wassalamu`alaikum….
Apa Kabar Calon Istriku?
4 Tanggapan sejauh ini »
RSS Komentar · URI Lacak Balik
mobilidjo berkata,
April 7, 2008 @ 3:32 pm
Makasih Udah di baca….
^_^ berkata,
April 10, 2008 @ 12:31 pm
keep Istiqomah……..
and SMANGAT!!!!!!!!
dewi berkata,
Juli 18, 2008 @ 9:48 am
Asskum……………
numpang ngobrol yagh………..
bahasane loch…..tingkat tinggi bgd…
ingt ma umur jo….mci kcil,hehehehe…………
intanlight berkata,
Agustus 24, 2008 @ 9:21 am
ya ampun………..
bener kata dewi mch Kecil……….ko
baru juga laer kemaren
wakakakkkkkkkkkkk
dan ampun narsis’e ra nguwati….